Tips Supaya Disukai Banyak Orang Dalam Pergaulan Menurut Islam - Coretanzone

    Social Items

Tips Supaya Disukai Banyak Orang Dalam Pergaulan Menurut Islam
Menjadi orang yang banyak disukai itu sangat nyaman di hati, hidup menjadi damai dan indah, ke manapun kita pergi selalu sambutan baik yang didapat. Ini bukan masalah harta benda atau tentang kedudukan yang melekat pada diri seseorang, tapi lebih kepada attitude bagaimana ia membawa diri dalam pergaulan di masyarakat. Apakah cukup cerdas mengelola emosi dan perasaannya ataukah tidak, bila terjadi gesekan yang mengenai dirinya.

Allah swt berfirman, ‘’Dan peliharalah hubungan silaturahhim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan merawat kamu.’’ (QS An-Nisa:10). Ayat tersebut menjadi bukti bahwa sebagai orang beriman harus senantiasa memelihara hubungan baik dengan orang lain. Terkait ayat tersebut, berikut ini adalah sikap yang harus dipelihara.

1. Saling Menghormati


Dalam pergaulan sikap saling menghormati dan menghargai satu sama lain memang perlu. Ini untuk menjaga kedamaian di mana masing-masing pihak tidak merasa saling dirugikan. Dengan siapapun itu hendaknya sikap itu dipertahankan supaya ketenangan tercipta.

2. Saling Menjaga Perasaan


Menjaga perasaan berhubungan dengan menjaga lisan ketika kita bergaul. Bila dibanding dengan perlakuan kasar, ucapan yang menyakitkan hati efeknya lebih buruk lagi. Tak jarang seseorang dapat berubah perangai seketika, hingga ujungnya bisa ditebak, berbuat kejahatan kepada yang lain. Semua dipicu dari rasa sakit hati dan dendam sebab mendapati sesuatu yang tidak nyaman di hati.

3. Saling Tolong Menolong Dalam Kebaikan 


Allah swt berfirman, ‘’Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.’’(Al Maidah:5/2). Dari ayat ini sudah jelas sekali bahwa kita memang diperintahkan oleh Allah untuk saling tolong menolong dalam soal kebaikan.

4. Tidak Merusak Harga Diri Dan Kehormatan


Tidak merusak harga diri dan kehormatan, termasuk juga dengan harta benda yang dimiliki. merupakan salah satu sikap selanjutnya yang harus dipelihara bersama. Sebab dua hal tersebut dua hal yang diperlukan manusia. Banyak kasus terjadi manusia saling membenci satu sama lain, karena masing-masing pihak saling merusak dan mengganggu.

5. Tidak Bergunjing Membicarakan Keburukan Teman


Bergunjing dan membicarakan teman di belakang tanpa sepengetahuan orang yang dimaksud, di samping menambah dosa memicu pula terjadinya perselisihan. Coba bayangkan andaikata orang yang dibicarakan tersebut mendengar, apakah tidak marah dan kesal? Lebih baik jika merasa tidak puas dengan teman atau lain, diselesaikan dengan cara baik-baik, tidak usah mengumbar aib buruknya, sebab diri sendiri belum tentu sempurna.

6. Tidak Memanfaatkan Kesulitan Orang Lain


Terjadi bila suatu saat ada orang lain atau teman yang datang kepada kita, meminta bantuan karena kesulitan hidup. Sebagai orang beriman wajib hukumnya untuk menolong, jikapun tidak bisa maka lebih baik diam, atau bila terpaksa harus menolong harus didasari iklas dan tanpa pamrih. Apalagi terbersit niat untuk memanfaatkan kesulitannya tersebut, ini sungguh sangat keji dan amat tidak sukai oleh Allah.

7. Selalu Murah Senyum Dan Ramah


Menjadi pribadi yang hangat dengan murah senyum serta ramah, di manapun akan selalu mendapat tempat, sebab orang yang berada di dekat Anda merasa nyaman, sebab Anda pribadi hangat.  Sangat menguntungkan bila dalam bidang bisnis. Barang mudah dikenali laris dibeli orang sebab sikap positif tersebut.

Tips Supaya Disukai Banyak Orang Dalam Pergaulan Menurut Islam

Tips Supaya Disukai Banyak Orang Dalam Pergaulan Menurut Islam
Menjadi orang yang banyak disukai itu sangat nyaman di hati, hidup menjadi damai dan indah, ke manapun kita pergi selalu sambutan baik yang didapat. Ini bukan masalah harta benda atau tentang kedudukan yang melekat pada diri seseorang, tapi lebih kepada attitude bagaimana ia membawa diri dalam pergaulan di masyarakat. Apakah cukup cerdas mengelola emosi dan perasaannya ataukah tidak, bila terjadi gesekan yang mengenai dirinya.

Allah swt berfirman, ‘’Dan peliharalah hubungan silaturahhim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan merawat kamu.’’ (QS An-Nisa:10). Ayat tersebut menjadi bukti bahwa sebagai orang beriman harus senantiasa memelihara hubungan baik dengan orang lain. Terkait ayat tersebut, berikut ini adalah sikap yang harus dipelihara.

1. Saling Menghormati


Dalam pergaulan sikap saling menghormati dan menghargai satu sama lain memang perlu. Ini untuk menjaga kedamaian di mana masing-masing pihak tidak merasa saling dirugikan. Dengan siapapun itu hendaknya sikap itu dipertahankan supaya ketenangan tercipta.

2. Saling Menjaga Perasaan


Menjaga perasaan berhubungan dengan menjaga lisan ketika kita bergaul. Bila dibanding dengan perlakuan kasar, ucapan yang menyakitkan hati efeknya lebih buruk lagi. Tak jarang seseorang dapat berubah perangai seketika, hingga ujungnya bisa ditebak, berbuat kejahatan kepada yang lain. Semua dipicu dari rasa sakit hati dan dendam sebab mendapati sesuatu yang tidak nyaman di hati.

3. Saling Tolong Menolong Dalam Kebaikan 


Allah swt berfirman, ‘’Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.’’(Al Maidah:5/2). Dari ayat ini sudah jelas sekali bahwa kita memang diperintahkan oleh Allah untuk saling tolong menolong dalam soal kebaikan.

4. Tidak Merusak Harga Diri Dan Kehormatan


Tidak merusak harga diri dan kehormatan, termasuk juga dengan harta benda yang dimiliki. merupakan salah satu sikap selanjutnya yang harus dipelihara bersama. Sebab dua hal tersebut dua hal yang diperlukan manusia. Banyak kasus terjadi manusia saling membenci satu sama lain, karena masing-masing pihak saling merusak dan mengganggu.

5. Tidak Bergunjing Membicarakan Keburukan Teman


Bergunjing dan membicarakan teman di belakang tanpa sepengetahuan orang yang dimaksud, di samping menambah dosa memicu pula terjadinya perselisihan. Coba bayangkan andaikata orang yang dibicarakan tersebut mendengar, apakah tidak marah dan kesal? Lebih baik jika merasa tidak puas dengan teman atau lain, diselesaikan dengan cara baik-baik, tidak usah mengumbar aib buruknya, sebab diri sendiri belum tentu sempurna.

6. Tidak Memanfaatkan Kesulitan Orang Lain


Terjadi bila suatu saat ada orang lain atau teman yang datang kepada kita, meminta bantuan karena kesulitan hidup. Sebagai orang beriman wajib hukumnya untuk menolong, jikapun tidak bisa maka lebih baik diam, atau bila terpaksa harus menolong harus didasari iklas dan tanpa pamrih. Apalagi terbersit niat untuk memanfaatkan kesulitannya tersebut, ini sungguh sangat keji dan amat tidak sukai oleh Allah.

7. Selalu Murah Senyum Dan Ramah


Menjadi pribadi yang hangat dengan murah senyum serta ramah, di manapun akan selalu mendapat tempat, sebab orang yang berada di dekat Anda merasa nyaman, sebab Anda pribadi hangat.  Sangat menguntungkan bila dalam bidang bisnis. Barang mudah dikenali laris dibeli orang sebab sikap positif tersebut.