Coretanzone

    Social Items

Bagaimana Pengaruh Gaya Arsitektur dan Teknologi Bangsa Islam Moor di Spanyol Pada Masyarakat Saat ini?
Pada tahun 1492, Muslim Moor yang memegang bagian dari Spanyol selama hampir 800 tahun diusir setelah kalah dari Pertempuran Granada oleh pasukan Monarch Katolik. Itu adalah akhir era bagi bangsa Moor yang telah menemukan Selat Gibraltar dan membawa tidak hanya budaya dan agama mereka, tetapi juga pengetahuan mereka. Di bawah pemerintahan Moor, kemajuan dibuat dalam sains dan matematika, serta geografi dan filsafat. Dampak bangsa Moor terhadap Spanyol masih dapat dilihat sampai hari ini. Dari arsitektur, bahasa, dan bahkan pertanian, bangsa Moor membentuk bagian penting dari sejarah Spanyol.

Arsitektur


Jika anda telah menonton Game of Thrones baru-baru ini, anda mungkin telah melihat adegan yang diambil di Taman Air Dorne, yang dikenal di dunia ini sebagai Alcazar de Seville. Istana indah yang dibangun oleh raja-raja Moor, dengan lengkungan tinggi, desain geometris yang rumit, dan halaman tersembunyi, adalah salah satu contoh terbesar dari arsitektur Islam. Gaya arsitektur yang sama juga dapat dilihat di istana Alhambra, juga dikenal sebagai Qalat Al-Hamra, serta Mezquita de Córdoba (Masjid Agung Córdoba), yang untuk sementara waktu merupakan tempat ibadah bersama bagi umat Kristen dan Muslim.

Dari arsitektur ke bahasa, dan bahkan pertanian, bangsa Moor membentuk bagian penting dari sejarah Spanyol

Selama periode budaya bersama, bahasa Arab orang Moor menjadi terjalin dengan Spanyol sedemikian rupa sehingga dampaknya masih dapat didengar sampai hari ini. "Ojalá" (semoga) dalam bahasa Spanyol berasal dari "Insya Allah" dalam bahasa Arab. Kesamaan juga dapat didengar dalam kata-kata seperti arroz, azúcar, dan almohada. Pengaruh bahasa Arab pada bahasa Spanyol tidak terbatas pada kata-kata sehari-hari. Hal ini dapat didengar dalam pengucapan huruf "h" di daerah-daerah tertentu di Spanyol dan nama-nama landmark utama, seperti Costa del Azahar.

Teknologi


Muslim Moor dapat menyampaikan pengetahuan yang mereka peroleh dari Cina, India, dan wilayah lain di dunia yang mereka temui melalui perdagangan. Teknologi baru diperkenalkan, seperti sistem angka Arab, kertas dari Cina, astrolab, dan sistem irigasi mereka, yang membantu dalam menanam tanaman di Spanyol yang sebelumnya tidak dapat tumbuh. Metode pertanian dan sistem irigasi mereka, yang didirikan karena tinggal di padang pasir Afrika Utara, dapat membantu pertanian Spanyol untuk berkembang. Moor juga dapat memperkenalkan tanaman baru seperti jeruk dan tebu ke wilayah tersebut. Sejak itu, Spanyol telah menjadi salah satu penghasil buah jeruk terbesar.

Bagaimana Pengaruh Gaya Arsitektur dan Teknologi Bangsa Islam Moor di Spanyol Pada Masyarakat Saat ini?

Tingkat Pendidikan dan Dorongan Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Anak

Benarkah jika tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap prestasi belajar anak?

Beberapa pengalaman saya di lapangan bahwa tak selamanya orang tua yang hanya tamat Sekolah Dasar (SD) atau tidak sekolah sama sekali memiliki anak yang prestasi belajarnya rendah atau sebaliknya anak yang orang tuanya sarja mempunyai prestasi belajar yang tinggi.

Pretasi belajar tidak saja didukung oleh lingkungan keluarga semata, namun juga didukung oleh lingkungan lain yang membuat anak untuk berpacu dalam belajar. Persaingan misalnya, kalau anak menganggap kebodohan sebagai suatu kekalahan maka, dia akan terus mengejar ketertinggalan dalam belajar agar dia bisa bersaing dengan teman-temannya.

Tapi yang kita bahas di sini adalah tingkat pendidikan dan motivasi atau dorongan orang tua terhadap penigkatan prestasi belajar anak, maka kita akan kaji beberapa alasan mengapa sampai tingkat pendidikan orang tua merupakan salah satu poin yang dapat meningkatkan prestasi belajar anak, walaupun ini  meurut penulis masih bersifat relatif.

Beberapa pendapat yang penulis temukan di lapangan mengatakan bahwa, orang tua yang berpendidikan tinggi akan mengarahkan anaknya untuk mengikuti jejak orang tuanya. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa orang tua yang mempunyai tingkat pendidikan yang rendah tidak dapat mengarahkan anaknya untuk belajar dengan baik. Hal ini didasari pada dorongan orang tua terhadap anaknya dalam belajar tergantung pada pengalaman orang tua terhadap kejadian yang terjadi pada dirinya.

Namun di beberapa tempat lain penulis menemukan orang tua lain yang mengatakan bahwa;

Anak saya akan saya dorong terus untuk belajar agar mempunyai prestasi yang baik, agar suatu saat dia bisa menjadi anak yang berhasil, dan tidak mengikuti yang gagal dalam pendidikan.

Pada dasarnya hal ini sebagaimana telah saya katakan di atas bahwa masih bersifat relatif. Terkadang ada orang tua yang melihat kegagalannya dalam meraih pendidikan tinggi akan memotivasi anaknya untuk terus belajar dan belajar. Sedangkan terkadang juga orang tua yang sudah menganggap dirinya berhasil dalam pendidikan tinggi cuek dengan keadaan anaknya, dia akan beranggapan bahwa anaknya akan mengikuti jejaknya tanpa harus didorong atau dimotivasi terlebih dahulu.

Tingkat Pendidikan dan Dorongan Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Anak

6 Hadis Rasulullah saw. Tentang Persaudaraan
Persaudaraan merupakan salah satu hal yang pokok dalam Islam. Persaudaraan dapat dilihat dari beberapa segi. Selain persaudaraan karena pertalian darah, ada beberapa bentuk persaudaraan, seperti persaudaraan sesama umat Islam, persaudaraan sebangsa dan setanah air, dan persaudaraan kemanusiaan. Olehnya itu maka Rasulullah sangat menekankan persoalan persaudaraan dalam hubungan sesama manusia, sebagaimana yang terdapat dalam hadis-hadis berikut.

1. Muslim yang satu adalah suadara bagi muslim yang lain


اَلْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ. اَلتَّقْوَى هَهُنَا. يُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ : بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَعِرْضُهُ وَمَالُهُ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak boleh tidak menzaliminya, merendahkannya dan tidak pula meremehkannya. Taqwa adalah di sini. – Beliau menunjuk dadanya sampai tiga kali-. (kemudian beliau bersabda lagi:) Cukuplah seseorang dikatakan buruk bila meremehkan saudaranya sesama muslim. Seorang Muslim terhadap Muslim lain; haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. (H.R. Muslim)

2. Sesama saudara jangan saling membenci


لاَتَبَاغَضُوْا وَلاَ تَحَاسَدُوْا وَلاَ تَدَابَرُوْا وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Janganlah kalian saling membenci, saling mendengki dan saling membelakangi. Jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara (Muttafaq ‘Alaih)

3. Umat Islam bagaikan bangunan yang kokoh


اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Seorang mukmin bagi mukmin lainnya laksana bangunan, satu sama lain saling menguatkan. (Muttafaq ‘Alaihi)

Dalam riwayat Bukhâri ada tambahan:

وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ

Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjalinkan jari jemari kedua tangannya.

4. Sesama muslim tidak saling merendahkan


الْمُؤْمِنُ أَخُو الْمُؤْمِنِ لَا يخذلهُ ولا يحقره وَلَا يُسْلِمُهُ

Seorang mukmin adalah saudara bagi mukmin lainnya, dia tidak membiarkannya (di dalam kesusahan), tidak merendahkannya, dan tidak menyerahkannya (kepada musuh). (HR Bukhari dan Muslim).

5. Sesama umat Islam saling menyayangi


Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda dalam hadits yang dibawakan oleh an-Nu'man bin Basyir Radhiyallahu anhu :

مَثَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ فِى تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ، تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهْرِ وَالْحُمَّى. أَخْرَجَهُ الْبُخَارِي وَمُسْلِمٌ (وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ).

Perumpamaan kaum mukminin satu dengan yang lainnya dalam hal saling mencintai, saling menyayangi dan saling berlemah-lembut di antara mereka adalah seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota badan sakit, maka semua anggota badannya juga merasa demam dan tidak bisa tidur. (HR. Bukhâri dan Muslim, sedangkan lafalnya adalah lafazh Imam Muslim)

6. Tidak beriman seseorang yang tidak mencintai saudaranya


لا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

“Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasa persaudaraan sesama umat Islam itu sangat penting, karena dengan itu umat Islam akan menyatu menjadi satu kesatuan yang kuat. Kalau umat Islam bercerai berai maka, akan menjadi lemah. Olehnya itu marilah kita saling mencintai dalan saling menyayangi sebagaiman seruan Rasulullah saw. dalam banyak hadinya diantaranya adalah 6 hadis Rasulullah saw. tentang persaudaraan di atas.

6 Hadis Rasulullah saw. Tentang Persaudaraan

10 Cendikiawan Dunia yang Mengagumi Nabi Muhammad saw
Keagungan kepribadian Nabi Muhammad saw dan kebenaran ajaran yang disampaikannya tidak hanya diakui oleh umat Islam, melainkan juga oleh kaum cendikiawan barat, baik dari kalangan nasrani maupun yahudi. Berikut ini pernyataan beberapa cendikiawan barat terhadap figur Nabi Muhammad saw.

1. Karl Marx (1817-1883).


Ahli politik, filsafat dan ahli kemasyarakatan kelahiran Jerman ini, dalam bukunya, yang diterjemahkan ke dalam bahasa arab denga judul Al-Hayat ia menulis: “ Lelaki arab yang telah menemukan kesalahan agama nasrani dan agama yahudi itu, melakukan pekerjaan yang sangat berbahaya ditengah-tengah kaum musyrik penyembah berhala, mendakwah mereka pada agama tauhid dan menanamkan keyakinan tentang keabadian roh. Maka layak bagi kita untuk  mengakui kenabiannya dan dia adalah Rasul (pesuruh) langit untuk bumi.

Dalam bukunya yang lain, Ra’sul Mal, Karl Marx menulis antara lain: “Risalah nabi ini telah membuka jalan baru untuk ilmu, cahaya, dan pengetahuan, layak dicatat kata-kata dan perbuatannya dalam pola khusu operasional. Oleh karena pelajaran yang diberikannya adalah wahyu Allah yang diturunkan dan merupakan risalahnya juga, maka menjadi tugas dan kewajibannya untuk membersihkan kotoran-kotoran yang telah menimbuni risalah-risalah yang lalu akibat ulah orang-orang yang bodoh yang mengandalkan ajarannya tanpa dukungan orang yang berakal.”

2. Sir Herbert Spencer (1820-1903)


Merupakan seorang filsuf kelahiran Cardiff, Inggris. Dalam bukunya yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, Ushulul Ijtima antara lain menulis: “hendaknya kalian menjadikan Muhammad sebagai perlambang politik agama yang tepat, dan seorang yang paling jujur dalam menerapkan sistemnya yang kudus ditengah-tengah umat seluruhnya. Muhammad merupakan suatu sosok amanah yang dijelamakan dalam kejujuran yang murni, siang dan malam selalu tekun dalam menghidupkan umatnya.

3. Sydoe (1817-1893)


Dia adalah seorang orientalis dan sejarahwan besar prancis. Tentang Nabi Muhammad saw, anggota persatuan cendikiawan Perancis ini menulis dalam bukunya yang diterjemahkan dalam bahasa Arab, Khulasatu Tarihil Arab, antara lain sebagai berikut. “Muhammad telah menjadikan kabilah-kabilah arab itu satu tatanan umat menuju satu tujuan. Sehingga semua orang melihat penjelmaannya sebagai suatu umat besar yang satu sisi sayap kerajaannya mencapai spanyol dan di sisi satunya lagi mencapai india. Maka berkibarlah di mana-mana panji perdaban, ketika itu eropa sedang dirundung kegelapan jahiliyyah (kebodohan) pada abad-abad pertengahan.”

4. Dr. Wile (1818-1889)


Seorang orinetalis berkebangsaan Perancis yang bekerja di Aljazair sebagai guru dan penerjemah. Dalam karyanya yang diterjemahkan dalam bahasa arab, Tarikhul Khulafa, ia menulis antara lain: “ Muhammad layak mendapatkan kekaguman dan penghargaan kita sebagai reformis agung, bahkan dia patut juga diberi gelar nabi. Kita tak usah mendengarkan orang-orang yang bermaksud jahat dan pendapat orang-orang ekstrem. Sungguh Muhammad itu seorang besar dalam agama dan pribadinya. Barang siapa yang menyerangnya, jelas dia tidak mengerti dan melecehkan jasa-jasanya.

5. Conte Henry de Castri (1853-1915)


Merupakan seorang orinetalis yang dalam karyanya Al-Islam, ia menulis antara lain: “Muhammad tidak membaca dan tidak menulis, seperti yang dikatakan dirinya sendiri. Ia seorang nabi yang ummi. Dengan demikian ia tidak pernah membaca kitab suci, tidak pernah agamanya itu mengutip agama-agama terdahulu seperti yang dituduhkan orang dengan kebodohan. Sejarah Muhammad penuh mengandung pujian dan pengagungan kepadanya yang sudah tentu tidak diketahui oleh orang-orang yang tidak mengenalnya.

6. Pastor Isaaq Tiles


Seorang agamawan kelahiran Bordeauz (1810-1897), menulis dalam bukunya yang diterjemahkan dalam bahasa arab, Haqaiqut Thariq, antara lain mengungkapkan bahwa; “Kalau kita mau meneliti dengan seksam karya-karya Muhammad dan kenabiannya, kita tidak akan menemukan sesautupun yang mencela atau mengancam nasrani, bahkan kita akan melihat garis pemisah antara kaum Yahudi dan Nasrani.

Islam datang menciptakan kebahagiaan dan peradaban Muhammad sama halnya dengan Musa membolehkan poligami dan perbudakan, walau perbudakan itu sendiri tidak diajarkan dalam aqidah Islam. Muhammad membolehkan perbudakan karena dalam keadaan darurat. Sedangkan poligami, Musa tidak mengharamkannya dalam tauratnya, dan Daud juga tidak mengharamkan dalam zaburnya. Kami wajib memahami bahwa akhlak Islam lebih luhur dari akhlak Nasrani.”

7. Monsier Deitet Vanan (1823-1879)


Adalah seorang orientalis Peranci yang pada tahun 1875 mengembara ke timur. Dalam karyanya yang diterjemahkan dalam bahasa Arab Asyi’ah Khashah bin Nuril Islam mengungkapkan antara lain; “Sesunggunya al-Quran yang dibawa Muhammad itu telah mencatat adanya kitab-kitab suci yang lain, dan ia merupakan satu-satunya kitab yang menyeru orang untuk bersikap lemah lembut dan baik hati.

Telah mengadu kepada Rasulullah Muhammad, salah seorang dari Bani Salim bin Auf yang bernama Al-Husein: “Ya Rasulullah saya mempunya orang tua yang masih beragama masehi dan keduanya enggan masuk agama Allah. Saya akan bermaksud memaksa keduanya,” Rasulullah Muhammad menjawab, “tidak ada paksaan dalam menganut agama, seperti yang tercantum dalam surat al-Kafirun/109 ayat 6; bagi kamu agamamu dan bagiku agamaku.” Juga tercantum dalam surat al-Ankabut/29 ayat 46; “dan janganlah kamu berdebat dengan ahli kitab, melainkan dengan cara yang lebih baik.”

8. Lev Nikolaevich Tolstoy


Merupakan seorang filsuf dan sastrawan besar Rusia menulis dalam bukunya ‘Siapakah Muhammad’, antara lain mengungkapkan bahwa: Tahun pertama gerakan dakwahnya membawa Muhammad untuk menghadapi berbagai tantangan sebagaimana keadaan nabi yang diutus sebelumnya yang mengajak umatnya kepada kebenaran. Tetapi tantangan-tantangan ini tidak mematahkan semangatnya. Bahkan Muhammad terus berdakwah, padahal ketika itu ia belum menyatakan bahwa dirinya sebagai nabi yang satu. Tetapi datang sebagai penyempurna risalah-risalah sebelumnya dan mengajak kaumnya pada keyakinan seperti nabi-nabi sebelumnya.”

9. Edward Adams


Merupakan seorang orientalis dari Amerika dalam salah satu karyanta menyatakan antara lain: “ Nagera Arab dulu, sebelum kenabian Muhammad, adalah negara yang tenggelam dalam kerusakan moral. Sulit bagi kita mencirikan kejadian yang terjadi di setiap tempat. Kerusakan besar yang menyengsarakan rakyat pada masa itu dan kejahatan pada anak-anak (anak perempuan yang lahir dikubur hidup-hidup karena takut membawa petaka), pengorbanan manusia yang dilakukan atas nama agama, perang yang berkelanjutan antara suku, dan penduduk negri yang selalu hidup kekurangan, serta tidak adanya tatanan hukum yang kuat. Semua itu mengakibatkan penghambaan dan perbudakan diantara manusiabertambahnya kejahatan, pelecehan seksual dan kehormatan diantara manusia.

Ketika itulah datang Muhammad saw. sebagai juru penerang risalah yang maha esa dan maha perkasa bagi seluruh alam, yang ditangannya membawa petunjuk dan pembeda, yakni Al-Quran dan di tangan kirinya membawa cahaya. Sesungguhnya, semua ini untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya dengan izin Tuha Yang Maha Mulia.

10. Albornos Catian


Dia merupakan seorang orientalis berkebangsaan italia. Ia menulis tentang Nabi Muhammad saw dalam bukunya yang diterjemahkan dalam bahasa Arab Adayanul Arab, yang menyebutkan bahwa, seungguhnya keistimewaan Muhammad terletak pada kemampuannya yang menakjubkan sebagai seorang politisi yang bijak-bestari, lebih dari sekedar nabi yang mendapatkan wahyu. Kiranya tidak seorangpun yang mengenal Muhammad, akan menjatuhkan kehormatannya, dan siapa yang melakukannya maka ia telag berbuat aniaya terhadap dirinya dan juga terhadap Muhammad.

10 Cendikiawan Dunia yang Mengagumi Nabi Muhammad saw

Nama-nama Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad Rasulullah saw. memiliki beberapa nama, Muslim meriwayatkan bahwa beliau bersabda, “aku memiliki beberapa nama:
  1. Aku bernama Muhammad
  2. Aku bernama Ahmad
  3. Aku bernama Al-Mahi (penumpas), dimana Allah menumpas kekafiran karena aku
  4. Aku bernama hasyiir (pengumpul), dimana Allah mengumpulkan manusia atas risalahku
  5. Aku bernama al-‘Aqib (penutup), dimana tidak ada seorang nabi lagi sesudahku, dan
  6. Aku, Allah memberiku pula nama Ra’uf (penyantun) dan rahim (penyayang).” (H.R. Muslim)
Nabi Muhammad Rasulullah saw. adalah nabi terakhir yang diutus oleh Allah swt.

مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَآ أَحَدٖ مِّن رِّجَالِكُمۡ وَلَٰكِن رَّسُولَ ٱللَّهِ وَخَاتَمَ ٱلنَّبِيِّۧنَۗ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٗا  

Terjemahannya: Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Q.S. Al-Ahzab/33: 40)

Ayat ini menegaskan bahwa nabi Muhammad saw. bukanlah bapak dari salah seorang sahabat, karena itu janda Zaid (bernama Zainab) dapat beliau nikahi.

Sebagai nabi dan Rasul terakhir, nabi Muhammad saw. tidak hanya diutus kepada sebagian golongan umat, seperti halnya para nabi terdahulu, melainkan untuk seluruh umat manusia.

مَّآ أَصَابَكَ مِنۡ حَسَنَةٖ فَمِنَ ٱللَّهِۖ وَمَآ أَصَابَكَ مِن سَيِّئَةٖ فَمِن نَّفۡسِكَۚ وَأَرۡسَلۡنَٰكَ لِلنَّاسِ رَسُولٗاۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدٗا  

Terjemahannya: Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi. (Q.S. An-Nisa/4: 79)

Nama-nama Lain Nabi Muhammad SAW

Ayat-ayat Al-Quran tentang Tugas Nabi Muhammad-Rasulullah saw.
Secara garis besarnya Nabi Muhammad saw. mempunyai tugas meluruskan aqidah umat manusia kelaigus memperbaiki akhlaknya. Berikut kami kemukakan beberapa ayat al-Quran yang menyuratkan tugas-tugas beliau.

1. Sebagai Rahmat Bagi Alam semesta


وَمَآ أَرۡسَلۡنَٰكَ إِلَّا رَحۡمَةٗ لِّلۡعَٰلَمِينَ  

Terjemahannya: Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (Q.S. Al-Anbiya/21: 107)

2. Bertabligh, artinya menyampaikan ajaran Allah swt.


فَإِنۡ حَآجُّوكَ فَقُلۡ أَسۡلَمۡتُ وَجۡهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ ٱتَّبَعَنِۗ وَقُل لِّلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡأُمِّيِّۧنَ ءَأَسۡلَمۡتُمۡۚ فَإِنۡ أَسۡلَمُواْ فَقَدِ ٱهۡتَدَواْۖ وَّإِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّمَا عَلَيۡكَ ٱلۡبَلَٰغُۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ  

Terjemahannya: Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: "Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku". Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: "Apakah kamu (mau) masuk Islam". Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Q.S. Ali-Imran/3: 20)

Yang dimaksud buta huruf dalam ayat tersebut adalah orang yang tidak mengenal baca tulis. Menurut sebagian mufassir yang dimaksud dengan ummi, dalam ayat tersebut adalah orang musyrik arab yang tidak tau baca tulis. Menurut sebagian yang lain ialah orang-orang yang diberi kitab.

3. Membawa agama yang benar


هُوَ ٱلَّذِيٓ أَرۡسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلۡهُدَىٰ وَدِينِ ٱلۡحَقِّ لِيُظۡهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّينِ كُلِّهِۦۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدٗا  

Terjemahannya: Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi. (Q.S. Al-Fath/48: 28).

هُوَ ٱلَّذِيٓ أَرۡسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلۡهُدَىٰ وَدِينِ ٱلۡحَقِّ لِيُظۡهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّينِ كُلِّهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡمُشۡرِكُونَ  

Terjemahannya: Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci. (Q.S. Ash-Shaf/61: 9).

Ayat-ayat tersebut menyiratkan bahwa dengan kedatangan Islam, maka hukum-hukum sebelumnya tidak berlaku lagi dan diganti dengan hukum-hukum al-Quran. Sebab al-Quran juga menerangkan hal-hal yang mereka ada-adakan dalam agama-agam terdahulu, sehingga agama yang terjamin kebenarannya adalah agama Islam. Dan tidak ada lagi agama yang diturunkan Allah selain agama Islam. Al-Quran itu sendiri dalam pemeliharaan Allah swt., sehingga tidak berhasil dipalsukan meskipun berulang kali terjadi pemalsuan al-Quran.

4. Pembawa kabar gembira dan pemberi petunjuk peringatan


يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ إِنَّآ أَرۡسَلۡنَٰكَ شَٰهِدٗا وَمُبَشِّرٗا وَنَذِيرٗا  

Terjemahannya: Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gemgira dan pemberi peringatan, (Q.S. Al-Ahzab/33: 45)

وَدَاعِيًا إِلَى ٱللَّهِ بِإِذۡنِهِۦ وَسِرَاجٗا مُّنِيرٗا  

Terjemahannya: dan untuk jadi penyeru kepada Agama Allah dengan izin-Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi. (Q.S. Al-Ahzab/33: 46)

5. Penunjuk ke jalan yang lurus


وَكَذَٰلِكَ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡكَ رُوحٗا مِّنۡ أَمۡرِنَاۚ مَا كُنتَ تَدۡرِي مَا ٱلۡكِتَٰبُ وَلَا ٱلۡإِيمَٰنُ وَلَٰكِن جَعَلۡنَٰهُ نُورٗا نَّهۡدِي بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِنَاۚ وَإِنَّكَ لَتَهۡدِيٓ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ  

Terjemahannya: Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (Q.S. Asy-Syura/42: 52).

Ayat-ayat Al-Quran tentang Tugas Nabi Muhammad-Rasulullah saw.

Kepribadian dan Sifat-sifat Nabi Muhammad saw
Nabi Muhammad saw. terkenal dengan kepribadian dan jiwa kepemimpinan yang terpuji. Hal itu telah diungkapkan dalam ayat-ayat al-Quran antar lain:

فَبِمَا رَحۡمَةٖ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمۡۖ وَلَوۡ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلۡقَلۡبِ لَٱنفَضُّواْ مِنۡ حَوۡلِكَۖ فَٱعۡفُ عَنۡهُمۡ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُمۡ وَشَاوِرۡهُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِۖ فَإِذَا عَزَمۡتَ فَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَوَكِّلِينَ  

Terjemahannya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (Q.S. Alu Imran/3: 159)

لَقَدۡ جَآءَكُمۡ رَسُولٞ مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ عَزِيزٌ عَلَيۡهِ مَا عَنِتُّمۡ حَرِيصٌ عَلَيۡكُم بِٱلۡمُؤۡمِنِينَ رَءُوفٞ رَّحِيمٞ  

Terjemahannya: Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (Q.S. At-Taubah/9: 128)

لَّقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِي رَسُولِ ٱللَّهِ أُسۡوَةٌ حَسَنَةٞ لِّمَن كَانَ يَرۡجُواْ ٱللَّهَ وَٱلۡيَوۡمَ ٱلۡأٓخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرٗا  

Terjemahannya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Q.S. Al-Ahzab/33: 21)

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٖ  

Terjemahannya: Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. (Q.S. Al-Qalam/68: 4)

وَرَفَعۡنَا لَكَ ذِكۡرَكَ

Terjemahanya: Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,  (Q.S. Al-Insyirah/94: 4)

Maksud dari ayat yang terakhir ini adalah, meninggikan derajat dan mengikutkan namanya dengan nama Allah dalam kalimat syahadat, serta menjadikan taat kepada nabi termasuk taat kepada Allah swt.

Para sahabat juga memberikan kesaksian atas keluhuran akhlak Rasulullah saw. baik selaku nabi maupun sebagai pemimpin umat. Antara lain mereka katakan bahwa, Nabi saw.

1. Sangat dermawan


Ibnu Syihab Mengemukakan, setelah perang di Hunain, Rasulullah saw. memberi Shafwan Bin Umaiyah seratus ekor ternak, kemudian ditambahnya seratus ekor lagi.” (H.R. Muslim)

2. Selalu mengabulkan permintaan orang lain


Jabir bin Abdullah ra. menceritakan “ apabila Rasulullah saw. dimintai sesuatu, beliau tidak pernah menjawab dengan perkataan: ‘Tidak’.” (H.R. Muslim)

3. Bersikap bijak


Abu Hurairah ra. mengisahkan ketika ada seorang arab dusun kencing di masjid, para sahabat membentaknya. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Biarkanlah dia, dan siramlah kencingnya itu dengan seember air. Kalian semua diperintah untuk berlaku manis dan bijak. Bukn berlaku kasar dan menimbulkan kesulitan.” (H.R. Bukhari). Ketika itu lantai yang dikencingi orang arab dusun itu berupa pasir, jaki sekali saja disiram dengan seember air kencingnya meresap ke dalam pasir.

4. Pemberani


Anas bin Malik ra. mengungkapkan, “Rasulullah saw. adalah orang yang paling baik, paling pemurah, dan paling pemberani. Pada suatu malam penduduk Madinah dikejutkan oleh suatu suara, lalu orang banyak keluar ke arah datangnya suara itu. Di tengah jalan mereka berpapsan dengan Rasulullah saw. yang hendak pulang. Rupanya beliau telah mendahului mereka ke tempat asal suara tersebut. Beliau mengendarai kuda yang dipinjamkannya dari Abu Thalhah, sambil menyandang pedang. Sabda beliau: ‘jangan panik, jangan panik’. Kami mendapati beliau memang santai-santai saja, dan berkuda perlahan-lahan.” (H.R. Muslim).

5. Tempat berlindung para sahabat


Ali bin Abi Thalib mengabarkan, “pada saat pertempuran sedang hebat-hebatnya kami selalu berlindung di belakang Rasulullah saw. Tidak ada orang yang lebih berani mendekati musuh seperti beliau.” (H.R. Muslim).

Kepribadian dan Sifat-sifat Nabi Muhammad saw

Penemuan Benua Australia dan Pembentukan Koloni-koloni di Australia
Australia merupakan salah satu negara benua yang lokasinya pada  35°15′ LS 149°28′ BT. Ibu kita negara ini adalah Canberra, namun bukan merupaka kota terbesar. Kota terbesar negara ini adalah Sydney. Bahasa resmi yang digunakan negara ini adalah bahasa Inggris kaerna Australia merupakan salah satu negara yang masuk dalam persemakmuran Inggris. Sistem pemerintahan australia masih menyatu dengan kerajaan Inggris, olehnya itu Ratu merupakan simbol pemerintahan dan untuk mewakilinya maka, dibentuk Gubernu Jenderal. Negara ini berbentuk monarki konstitusional.

Sejarah awal australia dimulai ketika terjadi migrasu manusia pertama dari utara ke australia, kira-kira pada 40.000-50.000 tahun yang telah lampau. Masa ini disebut sebagai masa prasejarah australia. Sedangkan sejarah tertulis pertama Australia dimulai ketika orang-orang Eropa pertama kali melihat negara ini. Dan kemudia dibagi lagi menjadi dua periode: sebelum dan sesudah dia menjadi dominion dari Kekaisaran Britania pada 1901.

Untuk lebih jelasnya lagi tentang penemuan benua australia dan pembentukan koloni-koloninya maka, berikut ini penjelasannya.

Penemuan Benua Australia


Masyarakat asli Australia (aborigines atau aboriginal) mempunyai beberapa ciri fisik yang berlainan dengan beberapa ciri fisik empat ras utama yang lain, sehingga Elkin mengelompokkan masyarakat asli Australia pada kelompok khusus yang dimaksud Australoid. Diduga mereka masuk benua Australia pada 40.000 tahun yang lalu dari arah utara. Mereka berkembang dengan begitu lamban hingga mereka masih tetap hidup dalam jaman batu dengan corak kehidupan food gathering saat rombongan kolonis pertama dari Inggris datang di Australia.

Dalam pertemuan antara kebudayaan masyarakat asli dengan kebudayaan pendatang baru itu, kebudayaan masyarakat asli pada akhirnya tersisihkan, sehingga kebudayaan pendatang baru yang pada akhirnya menguasai. Kebudayaan yang berkembang di Australia selanjutnya ialah kebudayaan yang berakar pada kebudayaan Eropa meskipun dengan fisik Australia terdapat jauh dari Eropa. Sejarah Australia dalam semua aspeknya adalah sejarah bangsa yang dengan sosio budaya yang berasal dari Eropa.

Sementara masyarakat asli telah mendiami Australia beberapa puluh ribu tahun, untuk beberapa orang di Eropa eksistensi benua itu masih juga dalam skala spekulasi (asumsi). Beberapa orang Eropa masih tetap tidak sama pendapat mengenai terdapatnya antipodes. Beberapa pakar geografi dari jaman klasik sejak mulai permulaan abad masehi sudah menduga terdapatnya daratan selatan yang dimaksud Terra Australia Incognita. Pandangan ini ditentang oleh beberapa pakar agama yang juga sekaligus pakar geografi pada eranya. Kelompok yang paling akhir ini berasumsi jika dunia berupa rata seperti tikar, hingga mereka memandang jika opini yang membetulkan terdapatnya antipodes ialah opini yang salah. Saat Jaman Pertengahan opini yang paling akhir berikut yang menang, akan tetapi sesudah jaman itu selesai orang mulai berpikir kembali mengenai Terra Australia Incognita.

Pergantian politik yang berlangsung di pantai timur Laut Tengah menggerakkan beberapa orang Portugis serta Spanyol berupaya mencari jalan laut ke Dunia Timur. Mulailah masa penelusuran samudra yang melahirkan masa baru dalam riwayat bangsa-bangsa di Eropa, yakni masa penemuan beberapa daerah baru, yang dipelopori oleh Bangsa Portugis serta Spanyol. Kesuksesan Bangsa Portugis serta Spanyol menemukan jalan laut ke Dunia Timur, membuka jalan buat penemuan Benua Australia oleh beberapa orang Eropa. Akan tetapi, sejauh yang bisa diketahui Bangsa Portugis ataupun Spanyol gagal temukan Benua Australia.

Reformasi dalam segala bidang akibatnya memaksa Belanda mencari jalan sendiri ke Indonesia. Kesuksesan Belanda dalam membangun pos-posnya di Indonesia begitu memungkinkan penemuan Benua Australia, baik dengan tidak terencana ataupun sebagai hasil penyelidikan. Semenjak tahun 1606, saat pelaut Belanda untuk kali pertama mendapatkan daratan Australia, sampai tahun 1644, yakni kala berakhirnya ekspedisi Tasman yang ke-2, beberapa orang Belanda sudah sukses temukan serta memetakan sejumlah besar pantai Australia, yakni pantai utara, barat, serta 1/2 pantai selatan. Sebelumnya mereka menyebutkan daratan itu Het Land van de Eendracht, akan tetapi sesudah pelayaran tasman mereka mengatakan New Holland. Disaksikan dari sisi keuntungan materiil sebagai arah semua pekerjaan Belanda di Indonesia, New Holland tidak menarik buat Belanda. Mereka tidak mengklaim apalagi menempati daratan itu.

Pelaut Inggris yang pertama sampai dan melihat di Australia ialah William Dampier, lokasi yang didatangi Dampier sama juga dengan yang didatangi oleh pelaut-pelaut Belanda, sehingga tidak menghasilkan dampak baru buat benua itu. Penemuan Inggris yang sangat bermakna buat benua itu ialah penemuan James Cook atas pantai timur Australia pada tahun 1770. Berlainan dengan kesan-kesan Belanda, Cook melihat daratan yang ditemukannya itu memberi keinginan kehidupan yang cerah, hingga dia mengaku daratan itu berubah menjadi milik Inggris, serta dinamakan New South Wales. Laporan-laporan Cook, Joseph Banks, Solander, serta James Maria Matra, menghidupkan kemauan pemerintah Inggris untuk mendudukinya. Dengan begitu Cook dilihat menjadi penemu Australia yang sebetulnya, sebab penemuannya itu yang merubah perjalanan riwayat Australia sampai menggapai bentuk yang saat ini menuju masa depan yang akan datang.

Pembentukan Koloni Inggris di New South Wales


Keputusan pemerintah Inggris membuka koloni di New South Wales lahir ditengah-tengah aktivitas pemerintah menangani beberapa masalah karena kemiskinan, pengangguran, serta kejahatan yang diperhebat oleh ekses Revolusi Industri. Revolusi Amerika yang pada hakekatnya adalah momen politik dalam kehidupan pemerintahan Inggris pada saat itu, turut meningkatkan beban yang perlu dihadapi pemerintah Inggris di sektor sosial, terlebih terkait dengan American loyalists.

Dengan tradisional orang menjelaskan jika motif penting yang menggerakkan pemerintah Inggris memutuskan itu ialah keperluan tempat pembuangan terpidana yang tidak disenangi di Inggris. Dalam penelaahan selanjutnya, beberapa sejarawan mengajukan argumentasi bahwa mendapatkan tempat pembuangan bukan salah satu motif kuat. Ditemukan motif lainnya yang tidak kalah pentingnya seperti “naval supply and maritime base theory” yang dihubungkan dengan “Swing to the East” serta penambahan pelayaran serta perdagangan Inggris dengan Cina.

Sejak dari awal berdirinya koloni di New South Wales sampai tahun 1809, koloni itu di pimpin oleh gubernur yang berasal dari Angakatan laut, serta semenjak tahun 1790 untuk mengawasi keamanan koloni itu dibuat pasukan khusus yang disebut New South Wales Corps. Gubernur pertama Arthur Phillip, berupaya sekuat tenaga jadikan koloni itu “selfhelp”. Pengalamannya memberi landasan baginya buat berkesimpulan bahwa untuk membuat koloni itu dapat berdiri dengan sendiri jumlah free settler harus ditingkatkan di koloni itu, karena tenaga kerja terpidana termasuk tenaga kerja yang tidak produktif.

Masa Letnan Gubernur setelah Arthur Philip (1792-1795), memberikan kesempatan pada beberapa perwira Corps melakukan kegiatan-kegiatan yang hanya menguntungkan kelompoknya. Untuk memperoleh uang dalam jumlah yang semakin besar, mereka memonopoli perdagangan yang mulai berkembang di koloni itu. Perdagangan yang sangat menguntungkan mereka ialah perdagangan rum. Tiap-tiap usaha yang dia anggap merugikan mereka tetap ditentang, sekalipun datang dari gubernur koloni itu. Mengakibatkan beberapa perwira pedagang itu berselisih dengan tiga gubernur dengan beruntun. Hunter didakwa tidak pantas menjadi gubernur, sementara King pun dihina. Puncak perselisihan itu berlangsung sewaktu saat pemerintahan gubernur William Bligh. Aksi keras yang dijalankan Bligh melahirkan reaksi yang malah menjatuhkannya. Bligh tidak saja dijatuhkan, tapi dimasukkan ke penjara. Peristiwa ini populer dengan nama Rum Rebellion. Pemberontakan ini ternyata adalah awal proses berakhirnya pengaruh serta kekuasaan beberapa perwira Corps itu.

Dibawah pemerintahan Lachian Macquarie, seseorang perwira dari Angkatan Darat Inggris, dilaksanakan konsolidasi yang sukses meningkatkan koloni itu sampai kemajuan pesat. Pengetahuan mengenai garis besar pantai Australia banyak diraih pada saat sebelum Macquarie, khususnya atas jasa pelaut-pelaut ulung seperti George Bass serta Matthew Flinders. Akan tetapi, pengetahuan tentang pedalaman Australia baru bisa semakin bertambah sesudah pada tahun 1813 Great Dividing Range atau The Blue Mountains dapat ditembus oleh Gregory Blaxland, Lawson, serta Wenworth. Eksplorasi pedalaman yang sukses itu, menempatkan jalan buat kemungkinan pelebaran koloni itu selanjutnya bahkan juga membuka jalan untuk terwujudnya Australia seperti saat ini.

Pembentukan Koloni-koloni Lain di Australis


1. Queensland


Untuk pertama kali Queensland dihuni oleh masyarakat kulit putih pada tahun 1824. Ditemukannya pemukiman yang baik di Queensland sebagian besar merupakan jasa para penjelajah (explorer). John Oxley misalnya menyelidiki daerah Moreton Bay, tempat pemukiman pertama di Queensland. Pada tahun 1827 pemukiman baru di Darling Downs dibuka lagi oleh Allan Cunningham.

Pada mulanya pemukiman di Queensland tumbuh dan berkembang sebagai bagian dari New South Wales. Setelah mengalami kemajuan-kemajuan, Queensland akhirnya merasa tidak puas lagi di bawah New South Wales. Rakyat di Queensland menginginkan agar Queensland dipisahkan dari New South Wales. Keinginan mereka ini dikabulkan oleh pemerintahan Inggris pada tahun 1859.

Kondisi dan kekayaan alam Queensland sangat membantu kemajuan Queensland. Letak negerinya yang sebagian berada di daerah tropis, memungkinkan Tasmania mengusahakan perkebunan kapas yang pernah sangat menguntungkan negeri itu, dan juga perkebunan tebu. Dalam mengusahakan perkebunan tebu ini Queensland memerlukan tenaga buruh yang tidak terlalu mahal. Akibantnya terjadilah apa yang disebut “Kanakas Traffic” yang menimbulkan dilema bagi negeri itu.

2. Tasmania


Koloni Tasmania mulai berkembang dari pemukiman yang dimulai di daerah Sungai Derwent yang kemudian berpusat di Hobart dan di Port Dalrymple yang kemudian berpusat di Launceston. Pada awal pertumbuhannya kedua pemukiman ini masing-masing dipimpin oleh seorang Letnan Gubernur yang mewakili Gubernur New South Wales. Sejak tahu 1813 kedua pemukiman itu (Launceston dan Hobart) ditempatkan di bawah seorang Letnan Gubernur, dan Letnan Gubernur pertama yang berkuasa atas kedua daerah pemukiman itu adalah Kolonel Davey. Dengan mendorong kemajuan pertanian serta menjadikan Hobart sebagai pelabuhan bebas, Davey berusaha menjadikan Tasmania sebagai koloni yang mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Dalam usahanya ini ia berhasil. Sayang sekali ia kurang disenangi oleh Gubernur New South Wales karena Davey adalah orang yang kurang berdisiplin, dan suka minum-minum sampai mabuk.

Sebagai bagian dari New South Wales, Tasmania pernah dijadikan sebagai tempat pembuangan narapidana yang berkelakuan paling buruk. Bahkan di Tasmania sempat dibangun satu penjara khusus, Macquarie Harbour, di pantai barat pulau itu. Sejarah Tasmania sebagai koloni diisi dengan berbagai kekerasan yang meliputi:

a) Kekerasan perlakuan yang dialami oleh para narapidana. b) Kekerasan berupa teror-teror yang dilakukan oleh para bushranger, dan sebaliknya kekerasan tindakan pemerintah untuk memberantas bushranger tersebut. c) Kekerasan perlakuan masyarakat kulit putih terhadap penduduk asli. d) Kekerasan usaha pemerintah dan para imigran menjadikan koloni itu bisa berswasembada.

Pada tahun 1825 Tasmania dipisahkan dari New South Wales. Dalam perkembangan selanjutnya Tasmania mempunyai kedudukan setara dengan New South Wales, dan berhak mempunyai legislative council seperti New South Wales. Ketika New South Wales mulai mempersoalkan transportasi narapidana, Tasmania pun mengajukan tuntutan agar sistem narapidana dihapuskan. Tuntutan mereka ini menjadi kenyataan pada tahun 1852.

Pada tahun 1855 koloni ini menyelenggarakan pemerintahan sendiri, dan secara resmi sejak itu mengubah namanya dari Van Diemen’s Land menjadi Tasmania. Ditemukannya tambang tembaga, perak, dan bahan-bahan mineral lainnya dalam dekade 1870-an, menambah pesatnya kemajuan yang dialami oleh Tasmania. Keberhasilannya dalam mengekspor buah-buahan, serta bentuk pulaunya, menyebabkan Tasmania terkenal sebagai The Apple Isle.

3. Australia Selatan


Kalau Australia Barat dapat disebut koloni suatu kongsi, maka Australia Selatan dapat disebut koloni suatu teori, karena pembentukannya didasarkan pada suatu teori yang dikemukakan oleh Wakefield. Australia Selatan dibentuk dengan memotong areal seluas 300.000 mil persegi dari wilayah New South Wales. Rombongan koloni pertama tiba pada tahun 1836, mendarat di Pulau Kangaroo, namun akhirnya memilih lokasi untuk menetap di tempat dimana sekarang berdiri Kota Adelaide.

Pada awal berdirinya koloni itu, disana berjalan dualisme kekuasaan yang membawa berbagai komplikasi. Namun, akhirnya pemerintah Inggris menghapuskan dualisme tersebut dengan cara memanggil kedua pejabat, gubernur dan komisaris residen, lalu mengangkat gubernur baru yaitu Gawler. Sejak tahun 1853 Australia Selatan mulai berusaha mempersiapkan pemerintahan sendiri, namun baru berlaku secara efektif pada tahun 1856.

4. Australia Barat


Daerah pantai Australia Barat sudah dikenal oleh pelaut-pelaut Belanda sejak dekade kedua abad ke-17. Kondisi alamnya yang gersang (menurut penglihatan mereka pada waktu itu), tidak merangsang orang-orang Belanda maupun Inggris untuk mendudukinya. Pada akhir abad ke-18 dan permulaan abad ke-19 ekspedisi-ekspedisi penyelidikan Perancis mengunjungi daerah pantai Australia Barat tersebut. Khawatir didahului oleh Perancis dan merasa terlalu jauh harus mengawasi daerah itu dari Sydney, mendorong Gubernur Darling mengirimkan mayor Lockyer mendirikan pos di King George Sound (Albany) pada tahun 1827.

Pada tahun yang sama, James Stirling menyelidiki daerah Swan River, dan sangat tertarik untuk mendudukinya. Terpengaruh oleh Stirling, Thomas Peel membentuk kongsi untuk membuka koloni di Swan River. Rombongan peel tiba di Swan River pada tahun 1829. Mula-mula mereka mendarat di suatu tempat dimana sekarang berdiri Fremantle, akan tetapi kemudian mereka pindah ke arah utara ke tempat dimana sekarang berdiri Kota  Perth. Dari sinilah berkembang koloni Australia Barat yang sekarang menjadi salah satu negara bagian dalam Common Wealth of Australia. Dibandingkan dengan koloni-koloni lain di Australia, Australia Barat adalah koloni terakhir yang melakukan pemerintahan sendiri sebagai daerah otonom dalam lingkungan kekuasaan Inggris.

5. Victoria


Sebagai bagian dari New South Wales, Victoria semula disebut Distrik Port Philip. Kolonis yang mula-mula dikirim ke daerah ini adalah rombongan David Collins yang ditugaskan membuka pemukiman di Sorento. Akan tetapi karena tempat ini kurang cocok untuk ditempati, Collins beserta rombongannya pindah ke Tasmania. Pada tahun 1837 Gubernur Bourke mengunjungi daerah in dan meresmikan nama-nama kota Williamstown dan Melbourne. Sampai tahun 1850 Victoria masih merupakan bagian dari New South Wales. Untuk mewakili gubernur disana diangkat seorang pengawas.

Rasa tidak puas di bawah New South Wales mendorong rakyat di Distrik Port Phillip menuntut pemisahan. Tuntutan ini mula-mula dijawab dalam bentuk hak distrik ini memilih 6 dari 24 anggota legislative council di New South Wales. Jawaban pemerintah ini tidak memuaskan mereka. Pada tahun 1850 Victoria dipisahkan dari New South Wales, dan sejak tahun 1851 menetapkan dan melaksanakan pemerintahan sendiri.

Dengan berdirinya koloni-koloni Tasmania, Queesland, Australia Barat, Australia Selatan, dan Victoria, maka lengkaplah penguasaan Inggris atas Benua Australia.

Penemuan Benua Australia dan Pembentukan Koloni-koloni di Australia